Baca - Baca

Api Tauhid..

Bismillahirrahmanirrahim,

Hi readers, setelah sekian lama saya nggak update, kemudian memikirkan untuk posting sesuatu yang bermanfaat (InsyaALLAH). Dan kali ini, saya memutuskan untuk me-review buku yang baru – baru ini jadi favorit saya (Api Tauhid). Dan sejujurnya, berkat buku ini, saya jadi punya ketertarikan pada negara Turki. Negara dimana khalifah islam terakhir berdiri. Negara yang harus jadi saksi, beratnya kehilangan khilafah.

Dalam review api tauhid kali ini, saya akan membagi review kedalam dua bagian. Pertama dari alur cerita dan penyajian kisah tentang badiuzaman said nursi dan yang terakhir adalah kesimpulan saya sendiri sebagai pembaca dan penikmat novel kang Abik satu ini.

Alur Cerita & Penyajian Kisah Api Tauhid

Buku Api sejarah ini menceritakan kisah perjalanan Fahmi dan 5 orang rekannya ke turki dalam rangka mentadabburi kisah perjuangan Badiuzzaman Said Nursi. Seorang Ulama dari Turki yang berjuang seorang diri melawan liberalisme yang saat itu menggerogoti tubuh Kekhilafahan Utsmani.

Buku Api Tauhid

Penyajian kisahnya begitu apik. Napak tilas perjuangan Badiuzzaman said nursi terasa begitu nyata dengan penggambaran latar tempat dan latar waktu dengan begitu sistemik.

Kang Abik (penulis Api Tauhid) tahu betul bagaimana menyajikan pesona turki dalam ceritanya kali ini. Bahkan tidak hanya menggambarkan turki masa kini, Kang Abik juga sukses menceritakan Turki pada zaman dimana Badiuzzaman Said Nursi masih berjuang. Baik penggambaran latarnya, maupun suasananya.

Kecakapan Kang Abik dalam menulis cerita ini sungguh patut diacungi jempol. MasyaAllah, Saya pribadi sempat menangis ketika membaca beberapa bagian cerita. Bagian dimana Badiuzzaman Said Nursi berjuang memperjuangkan sekolah islam yang hendak dibangunnya. Berjuang mempertahankan nilai – nilai islam ditengah gempuran liberalisme yang saat itu perlahan – lahan mencoba memadamkan cahaya Islam. Dimana Said Nursi harus dipindahkan berkali – kali oleh pemerintahnya karena dianggap “berbahaya”. Namun tetap mampu menyebarkan cahaya islam hingga ke ibukota turki saat itu.

Alur ceritanya maju, mengambil dua latar waktu. Satunya Turki republik (saat ini), dimana menceritakan tentang kisah perjalanan Fahmi dan kawan – kawannya, satunya lagi turki saat masih dalam genggaman khilafah utsmani, menceritakan tentang kisah hidup Badiuzzaman Said Nursi.

Selain kisah tentang perjuangan Said Nursi, buku ini juga dibumbui kisah hikmah perjuangan Fahmi dan kawan – kawannya dalam menghadapi ujian hidup mereka masing – masing.

Kesimpulan

Buku Api Tauhid ini harus banget dibaca sama readers yang suka dengan cerita sejarah. Terlebih lagi yang kepo dengan perjuangan sejarah perjuangan para Ulama dalam mempertahankan Islam di negerinya. Buku ini ringan dibaca dan mudah dicerna. Sekalipun bukan biografi murni, buku ini mampu menjelaskan secara komprehensif tentang perjuangan Said Nursi.

Sambil membaca, saya ikut me-refleksikan kondisi Turki saat itu (saat khilafah hampir runtuh), dengan kondisi Indonesia saat ini. Dimana terasa sekali “deislamisasi” yang dilakukan oleh banyak orang (termasuk pemerintah). Segala sesuatu yang berbau Islam, secara bertahap mulai dilarang. Segala sesuatu yang membawa nama Islam, digantikan dengan hal “baru” yang secara perlahan membunuh nilai islam itu sendiri. Umat muslim mulai sulit menjalankan perintah agamanya dengan Kaffah.

Kesamaan lainnya? Kriminalisasi Ulama, pembantaian Ulama. Persis, mirip seperti keadaan turki saat itu. Dimana Ulama yang menentang pemerintahan baru mereka dibatasi geraknya, bahkan dikriminalisasi. Dan tidak sungkan – sungkan untuk dibunuh. Namun, ulama yang mendukung pemerintahan mereka, diberikan tempat mulia disisi mereka.

So, buat readers yang penasaran gimana cerita aslinya, langsung beli bukunya ya!

InsyaAllah nggak akan menyesal. Saya aja jadi kepikiran buat cari beasiswa ke Turki, saking penasarannya sama tempat – tempat yang dikunjungi Fahmi dan kawan – kawannya dalam buku ini.

Terima kasih untuk readers yang sudah bersedia membaca tulisan saya. Mohon kritik dan sarannya di bagian komentar ya. Semoga tulisan ini bisa buat kalian penasaran dan pengen banget baca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

clear formPost comment